Wine Ubuntu

Ternyata tidak sedikit user yang masih membutuhkan aplikasi Microsoft Windows ketika mereka sudah bermigrasi ke desktop Linux. Namun saat ini sudah tidak lagi menjadi sandungan agar user kembali lagi menggunakan OS berbayar tersebut atau menggunakan dual-boot OS yang cukup lumayan memakan sumber storage komputer.

Pada Ubuntu Desktop khususnya, sudah mengantisipasi ini dengan ketersediaan aplikasi Wine (awalnya merupakan akronim dari “Wine Is Not Emulator”), yaitu sebuah aplikasi multi-platform yang memiliki lapisan (layer) kompatibilitas untuk menjalankan aplikasi Microsoft Windows pada berbagai OS sesuai dengan POSIX (Portable Operating System Interface for UNIX), seperti Linux, MacOS dan BSD.

Namun tidak semua aplikasi Microsoft Windows dapat langsung dijalankan (bahkan tidak sama sekali), anda memerlukan sedikit jerih payah untuk mencari informasi tambahannya. Hal ini biasanya terjadi pada aplikasi-aplikasi berat seperti games, aplikasi photo editor maupun versi-versi tertentu Microsoft Office.

Untuk instalasinya cukup mudah, yaitu dengan menjalankan perintah dibawah ini di Terminal.

sudo apt-get install wine

Setelah instalasi selesai, secara default installer Ubuntu akan memasang :
– Configure Wine (aplikasi utama Wine versi 1.6.2 di Ubuntu 16.04.2 LTS).
– Uninstall Wine Software (aplikasi untuk membantu melakukan uninstall aplikasi yang di pasang oleh Wine).
– Winetricks (aplikasi untuk menambahkan plugins yang dibutuhkan untuk software Microsoft Windows seperti dll files, DirectX, Visual C++, dan lainnya).
Wine Apps UbuntuSebelum menjalankan suatu aplikasi Microsoft Windows, kita perlu sedikit mengatur agar semua ekstensi file/aplikasi yang biasa digunakan pada OS tersebut dapat berjalan secara otomatis dengan menggunakan Wine, caranya :
– Click kanan pada suatu aplikasi (misal pada tutorial ini kita akan menajalankan winbox-2.2.18.exe).
– Pilih opsi Properties.
– Pada jendela Properties file beralihlah dari tab Basic ke tab Open With.
– Gantilah Default Application menjadi Wine Windows Program Loader.
– Tekan Set as Default untuk menetapkan setting, kemudian tutup jendela setelah selesai.
Default Application Wine
Sekarang semua file/aplikasi Microsoft Windows yang memiliki ekstensi .exe akan berjalan secara otomatis dengan menggunakan Wine pada Ubuntu Desktop. Cobalah untuk menjalankan aplikasi tersebut dan seharusnya sudah dapat berjalan.
winbox-win32 in Ubuntu

Perlu di ingat, jika ada aplikasi-aplikasi Microsoft Windows yang tidak dapat berjalan anda harus mencari sendiri informasi tambahan bagaimana aplikasi-aplikasi tersebut dapat berjalan dengan sempurna pada Ubuntu Desktop dengan menggunakan Wine, karena walau sedemikian telah di buat tetapi tidak menjamin semua aplikasi Microsoft Windows dapat berjalan dengan mulus (bahkan tidak sama sekali dapat bekerja).

Selamat mencoba.