Sob, kalau kita perhatikan, setiap satu landasan pacu di bandara pasti diberi nomor dua kali. Ternyata, kedua nomor ini terkait erat dengan pergeseran magnet utara bumi, namun penting bagi bandara untuk mengarahkan lalu lintas pesawat yang akan menggunakan bandara.

Penomoran ini mempermudah petugas menara bandara memberi informasi pada pilot dalam melakukan lepas landas atau pendaratan.

Setiap nomor sesuai nomor yang terdapat di kompas dan berkisar antara 01 sampai 36.

Selisih angka antar nomor akan selalu menghasilkan 18. Misalnya untuk lepas landas nomor 01, maka untuk mendarat pasti 19.

Screenshot_9

Angka pertama menggunakan nomor yang terdapat dalam kompas, dibulatkan ke bilangan 10 terdekat. Jadi, misalkan di kompas menunjukkan angka 190 derajat, maka akan ditulis 120 derajat dan angka bilangan terakhir (digit ketiga) dihilangkan. Nomor lainnya adalah lawan arah dari derajat yang terdapat di kompas dan itu pasti 180 derajat dari angka pertama.

Screenshot_10Ada kemungkinan bandara besar memiliki landasan pacu yang paralel (arah yang sama) dan menggunakan penomoran yang sama. Untuk membedakan antar landasan pacu, akan ditambahkan huruf dibelakang angka, yaitu L (Left), C (Center), R (Right).

Terkadang, bandara perlu melakukan perubahan angka yang tertulis di landasan pacu. Hal ini karena adanya perubahan gaya magnet utara bumi. Perubahan gaya magnet ini yang kemudian juga merubah pembacaan angka kompas. Jadi, FAA (Federal Aviation Administration) -departemen transportasi Amerika- melakukan pengecekan rutin setiap 5 tahun sekali.

Oke sob, itulah sedikit informasi kenapa ada nomor di landasan pacu bandara. Boleh di share kok sob, barangkali ada yang belum tahu info ini…